Arsip Blog

Minggu, 20 Oktober 2024

Tim Basket Putri SMPN 9 Samarinda Meraih Juara 1 Assisi CUP VI2024

Samarinda - Tim Basket Putri SMP Negeri 9 Samarinda berhasil meraih gelar Juara 1 dalam ajang bergengsi Assisi Cup VI 2024, setelah melalui pertandingan sengit melawan tim dari sekolah lain. Laga yang berlangsung penuh ketegangan ini ditutup dengan skor 56 : 29 yang dimenangkan oleh SMP Negeri 9 Samarinda VS SMP Negeri 29 Samarinda dan sebagai The Best Player Putri di raih oleh Zahwa Kinanto Putri dari kelas IX F.

Kegiatan perlombaan ini berlangsung  dari tanggal 9 - 25 September 2024 di Sekolah Santo Fransiskus Assisi Samarinda.





Kemenangan ini disambut meriah oleh Spanlan Hoops dan seluruh tim. Turnamen ini merupakan ajang pemanasan serta seleksi bagi tim untuk menghadapi event-event Basket yang lebih besar lagi ke depannya. Pencapaian ini harus dibarengin oleh rasa syukur, masih perlu sedikit evaluasi dan pembenahan di beberapa lini kedepannya agar tim Basket Spanlan semakin solid dan matang.





Tim Basket Putri SMP Negeri 9 Samarinda terus menunjukkan konsistensi dan semangat juang yang tinggi, membuktikan bahwa mereka siap untuk bersaing di level yang lebih tinggi lagi. Prestasi ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk perkembangan bakat-bakat muda dalam bidang olahraga, khususnya Bola Basket di SMP Negeri 9 Samarinda. (Lyn-Humas)


https://youtu.be/DZ7P_DfQIvw?si=zoB_Xp6B4cSIaj_d

Porseni Tingkat Kota Samarinda Tahun 2024

Samarinda - Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI Kota Samarinda tahun 2024 diselenggarakan pada tanggal 27–29 September 2024 di IKIP PGRI Kalimantan Timur. Acara ini dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Samarinda, Dr. H. Rusmadi. 

Porseni PGRI merupakan kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dari proses pendidikan, karena dapat mendidik anak-anak menjadi sehat secara fisik, cerdas secara intelektual, dan memiliki jiwa yang sportif. 

Porseni PGRI Kota Samarinda tahun 2024 juga merupakan ajang seleksi untuk mengikuti Porseni PGRI Tingkat Provinsi di Kabupaten PPU pada bulan November 2024. Dan SMP Negeri 9 Samarinda pun turut serta memeriahkan dari kontingen PGRI Cabang Kecamatan Sambutan dan berhasil meraih Juara 2 Lomba Menyanyi pengurus Porseni PGRI 2024 yang diraih oleh Ibu Reni Mulyati, S.E, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Samarinda.

SMPN 9 Samarinda Turut Serta Memeriahkan Ragamsa 2024

Samarinda - Disdikbud Kota Samarinda menyelenggarakan acara Ragam Seni dan Budaya Samarinda tahun 2024, mulai tanggal 27 s/d 29 September 2024 di Gor Segiri Samarinda (Jl. Kesuma Bangsa). Pada malam pembukaan Ragam Seni dan Budaya Samarinda (RAGAMSA) tahun 2024, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda, Dr. Asli Nuryadin, S.Pd., M.M menyampaikan “Kota Samarinda memiliki potensi yang luar biasa baik dari segi sumber daya manusia, adat istiadat, budaya maupun alamnya. Keragaman potensi tersebut haruslah dimaksimalkan agar Samarinda menjadi kota yang tidak lupa akan akar budaya daerahnya yang heterogen. Oleh karena itu kita harus selalu berkomitmen memelihara dan menjaga keragaman budaya sebagai modal untuk membangun generasi muda yang berkualitas dan kompetitif.


Tadi kita sudah menyaksikan beberapa kearifan lokal kita, sehingga pada malam ini dan dilanjutkan pada hari-hari berikutnya dan malam berikutnya. Kita tinggalkan dulu dunia internasional, kita tinggalkan dulu budaya-budaya luar dan segala macam. Marilah kita nikmati dengan gaya dan kenikmatan kearifan lokal kita. Ternyata Bangsa Indonesia juga tidak kalah ragam dan budaya dan saya meyakini mungkin Bangsa Indonesia salah satu Bangsa yang paling banyak memiliki Budaya lokal maupun suku-sukunya yang juga terbanyak di dunia.





Kemudian melalui RAGAMSA tahun 2024 ini diharapkan juga agar dapat mempromosikan nilai-nilai integritas dan gotong royong yang termasuk di dalam setiap kesenian dan hasanah kebudayaan kepada anak-anak kita, menjaga keberagaman Budaya sebagai identitas Samarinda adalah modal untuk mewujudkan Samarinda sebagai kota pusat peradaban.





Oleh karena itu kita harus pastikan anak-anak muda kita memiliki ruang yang cukup untuk menunjukkan kelebihan tersebut kepada khalayak, salah satunya adalah mengadakan RAGAMSA tahun 2024 ini.

Momen ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk menyempurnakan langkah dalam meningkatkan apresiasi terhadap seni dan Budaya lokal serta Nasional, mendorong kolaborasi antara berbagai komunitas seni serta mengedukasi masyarakat tentang kekayaan Budaya. Dan SMP Negeri 9 Samarinda ikut serta menghadiri baik siswa-siswinya dan juga guru selama kegiatan berlangsung.

.

Minggu, 13 Oktober 2024

Jejak Sejarah Pembuatan Candi dari Proker Mahasiswa PLP-KKN Angkatan 50 Kelompok 49 & 159 Universitas Mulawarman Tahun 2024

Samarinda - Pada Jumat, 11 Oktober 2024, para mahasiswa  mahasiswa Kuliah Kerja Nyata – Program Latihan Profesi (KKN-PLP) Angkatan 50 Kelompok 49 & 159  Universitas Mulawarman mengadakan kegiatan dari program kerja berupa "Jejak Sejarah" dengan membuat Candi dari bahan daur ulang atau bahan bekas dari kardus. Di mana kegiatan ini termasuk dari mata pelajaran SBK  khususnya Seni Rupa yang dikoordinir oleh Ibu Elisa Patihanni, S.Pd selaku Guru SBK. 


 






Adapun rangkaian kegiatan mahasiswa KKN-PLP dari Universitas Mulawarman akan terlibat dalam berbagai kegiatan di SMP Negeri 9 Samarinda selama tiga bulan ini yaitu antara lain : 

1. Pengajaran dan Pendampingan:

Mahasiswa akan membantu dalam proses pengajaran di kelas, memberikan pendampingan belajar kepada siswa, dan mengadakan sesi tutorial untuk mata pelajaran tertentu.

2. Kegiatan Ekstrakurikuler:

Mahasiswa akan berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler, membantu mengorganisir dan menjalankan klub-klub yang ada di sekolah, serta mengadakan kegiatan tambahan yang bermanfaat bagi siswa.

3. Proyek Sosial dan Lingkungan:

Mahasiswa akan melaksanakan proyek sosial dan lingkungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam menjaga lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.

4. Pengembangan Media Pembelajaran:

Mahasiswa akan bekerja sama dengan guru-guru untuk mengembangkan media pembelajaran kreatif yang dapat digunakan dalam proses pengajaran di kelas. Salah satunya yaitu pembuatan Candi yang merupakan bagian dari Mata Pelajaran Seni Budaya.








Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 9, dimana hasil dari karya mereka akan di masukkan dalam nilai mata pelajaran Seni Rupa (SBK). Kegiatan ini di ikuti oleh antusias dari masing-masing kelas dan akhir serangkai kegiatan dilaksanakan pameran Candi dari hasil karya masing-masing dari siswa-siswi kelas IX. 

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi awal dari kerjasama yang lebih erat antara SMP Negeri 9 Samarinda dan Universitas Mulawarman dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di kota Samarinda. (Lyn-Humas)

https://youtube.com/shorts/vOjWGzQrwbs?si=FtgjSDU1VLp7PhwE

Sosialisasi Polnes Jurusan Pariwisata Prodi Usaha perjalanan wisata di SMP Negeri 9 Samarinda Tahun 2024

Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) mengadakan sosialisasi paket wisata di SMP Negeri 9 Samarinda pada hari Jumat, 11 Oktober 2024 oleh 2 Mahasiswi Hanafia Nasir dan Idza Nabila. Mereka berdua memaparkan objek-objek destinasi wisata yang ada di Kalimantan Timur khususnya Samarinda.












Mengenal Cagar Budaya di Samarinda P5 Kelompok 1 Kelas 9 SMP Negeri 9 Samarinda Tahun 2024

Samarinda - Pada bulan September, tepatnya dari 23-27 September 2024 SMP Negeri 9 Samarinda mengadakan kunjungan ke Museum Kota Samarinda atau nama lainnya Museum Samarendah yang merupakan kegiatan P5 dari kelompok 1 kelas 9.


Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tujuan memperkenalkan, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya leluhur Indonesia di era modern, khususnya di Samarinda. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta didik akan mencintai budaya dan tempat cagar budaya di daerah sendiri, sebagai proses sejarah budaya, dan sejarah terbentuknya daerahnya. Serta mengenalkan kembali akar budayanya, maka pembahasan terkait mengunjungi museum atau tempat bersejarah atau dipilih untuk menanamkan nila- nilai kearifan lokal pada peserta didik untuk melestarikan kembali tempat bersejarah sebagai sumber sejarah dan sekaligus sebagai identitas budaya.




Setiap daerah di Indonesia memiliki kekayaan tempat tempat bersejarah sebagai situs sejarah daerah masing-masing. 

Tempat bersejarah ini ini berpengaruh pada pembentukan karakter dan sikap serta pola hidup masyarakat di daerah tersebut. Hal ini tergambar dari banyaknya sumber sejarah berupa tempat cagar budaya, yang terdapat di Samarinda sebagai kearifan lokal yang perlu dilestarikan. Sekolah sebagai agen sosialisasi merupakan lingkungan belajar untuk anak. Oleh karenanya, pengenalan tempat bersejarah pada kegiatan projek ini melalui lingkungan sekolah akan terasa lebih bermakna.

Kearifan lokal yang mulai lambat laun terlupakan, bisa dikenalkan kembali pada anak-anak melalui kunjungan ke tempat cagar budaya.













.


Program ini melibatkan seluruh guru/wali kelas 9 serta Tim projek P5 Kelompok 1 Kelas 9 yang terdiri dari Ibu Linda Haryati, M.Pd sebagai ketua projek, Ibu Elisa Patihanni, S.Pd, Ibu Nina Herwinda, M.Pd dan Pak Adi Jaya Fajari, S.Pd. Serta manajemen semua pihak termasuk dari Museum Kota Samarinda yang berperan aktif dalam mendukung upaya pelestarian budaya dan memajukan pemahaman akan nilai-nilai luhur bangsa.

Kegiatan P5 ini menjadi langkah penting dalam memperkenalkan kembali kekayaan budaya leluhur Indonesia khusus di Samarinda yang sangat beragam dan memiliki nilai historis tinggi. Banyak karya nenek moyang kita yang belum dikenal secara luas oleh generasi muda karena sering kali disalahpahami atau dianggap tidak relevan dengan perkembangan zaman. "Melalui kegiatan ini, seluruh peserta didik diharapkan dapat mendalami kembali akar budaya yang diwariskan, memahaminya secara utuh, dan mengapresiasi kebijaksanaan yang terkandung dalam setiap tempat sejarah atau cagar budaya," papar Ibu Linda.










Dalam proses ini, berbagai warisan budaya yang diturunkan oleh nenek moyang, mulai dari seni, kerajinan, hingga kearifan lokal, akan diperkenalkan kembali dengan kemasan yang relevan untuk era modern. Setiap elemen budaya ini akan dikaitkan dengan kehidupan masa kini, sehingga generasi muda dapat melihat betapa pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur tersebut. 

Proses pelestarian ini akan difokuskan pada pengembangan keterampilan yang dapat diturunkan kepada siswa di kemudian hari. Staf pengajar akan diajak untuk merancang modul pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya ke dalam kurikulum, sehingga budaya leluhur tidak hanya dipelajari, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa. Di sisi lain, manajemen sekolah akan diberikan pemahaman mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung dan mempromosikan budaya tradisional sebagai bagian dari identitas bangsa. 














Dengan pendekatan kolaboratif, SMP Negeri 9 Samarinda dan Museum Kota Samarinda akan mengembangkan strategi pelestarian budaya yang dapat diimplementasikan secara luas di seluruh lingkungan sekolah. Kegiatan ini mencakup sosialisasi tentang cagar budaya, diskusi kelompok, membuat video dan artikel tentang cagar budaya dan pembelajaran langsung dengan mengunjungi Museum Kota Samarinda atau Museum Samarendah yang di dampingi oleh para guide yang menjelaskan atau memberikan wawasan mengenai pengelolaan dan pengembangan warisan budaya secara berkelanjutan atau pengenalan cagar budaya yang ada di Samarinda.

Salah satu aspek penting dari kegiatan ini adalah interaksi aktif antar peserta didik, di mana mereka diajak untuk berbagi pengalaman, ide, dan pandangan mengenai cara-cara terbaik dalam melestarikan budaya. Setiap peserta didik dan guru diharapkan untuk berpartisipasi dalam diskusi dan kegiatan praktis yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga warisan budaya. Interaksi ini akan membangun rasa kebersamaan dan tanggung jawab kolektif dalam menjaga kekayaan budaya Indonesia khususnya di Samarinda. 




Dengan keterlibatan aktif dalam proses pelestarian ini, peserta didik tidak hanya akan mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang budaya, tetapi juga akan merasa bangga menjadi bagian dari upaya pelestarian yang berharga ini. Rasa bangga ini akan menular kepada siswa, yang akan ikut terdorong untuk lebih mengenal dan melestarikan budaya bangsa khususnya cagar budaya.

Kegiatan P5 yang dilakukan oleh SMP Negeri 9 Samarinda ini bukan hanya mengenal Cagar budaya saja, tetapi juga sebuah langkah strategis untuk membangun kesadaran dan cinta terhadap warisan budaya Indonesia, khususnya Kota Samarinda di kalangan generasi muda.  Dengan semangat optimisme dan inovasi, kita bisa yakin bahwa warisan leluhur yang kaya ini akan terus hidup dan berkembang, membawa Indonesia semakin maju dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai budaya yang luhur. Kemudian diakhiri kegiatan P5, setelah selesai kegiatan Gelar Karya, sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan sekolah kepada peserta didik dari hasil karya yang dibuat, maka diberikan penghargaan berupa piagam bagi para pemenang lomba video sebagai The Best Content Creator dan Poster Artikel Termenarik.





.

Mari kita bersama-sama merawat dan menjaga warisan budaya ini, sehingga generasi mendatang bisa menikmati keindahan dan kebijaksanaan yang terkandung di dalamnya. Masa depan budaya Indonesia ada di tangan kita, dan bersama-sama kita dapat membuat perbedaan yang nyata. (Lyn-Humas)

https://youtube.com/shorts/QazRvM_fW54?si=3df5X3LBVIdjLJNo