Arsip Blog

Jumat, 31 Januari 2025

Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan P5 SMP Negeri 9 Samarinda Tahun Ajaran 2024/2025

Samarinda - Program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dilaksanakan di kelas VII, VIII dan IX yang melaksanakan Kurikulum Merdeka pada Tahun Ajaran 2024/2025 di ruang guru SMP Negeri 9, Jumat (31/1/2025). 





Rapat dibuka oleh Kepala Sekolah Ibu Reni Mulyati, S.E, M.Pd dan didampingi oleh Waka Kurikulum Bapak Imam Bakori, S.Pd, Gr dan dilanjutkan pengarahan oleh Bapak Muhammad Hasyim, S.Ag. Gr yang memberikan paparan mengenai teknik, waktu pelaksanaan dan petunjuk teknis lainnya terkait pelaksanaan P5.






Adapun rapat agenda yang dibahas yaitu laporan persiapan masing-masing Koordinator P5 menyampaikan informasi mengenai Masing-masing projek. Dimulai dari Kelompok 3 Kelas VII Tema "Kearifan Lokal ~ Masakan Tradisional Masakan Khas Kalimantan Timur" dan sebagai Koordinator Projek P5 yaitu Ibu Jumiati, S.Pd. Kemudian dari Kelas VIII Tema "Kearifan Lokal" ~ Menumbuhkan Minat Anak dalam Permainan Tradisional di Era Digital" sebagai Koordinator Projek P5 yaitu Ibu Nordiana, S.Ag M.M dan selanjutnya dari Kelas IX Tema "Kewirausahaan ~ Es Goyang & Es Putar  Varian Rasa (Dengan esensial Perasa & Pewarna Alami Khas Kaltim) sedangkan Koordinator Projek P5 Bapak Sugeng Priyanto, A.Md. Di mana masing-masing ketua projek memaparkan program serangkaian kegiatan kepada bapak/ibu guru dalam mempersiapkan Proyek Penguatan Pelajar Pancasila (P5) yang akan dilaksanakan 19 - 26 Februari 2025 nanti. (Lyn-Humas)

https://youtube.com/shorts/EjAreCMtPkQ?si=PysZcaaCx23qTQTJ

Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1446 H SMP Negeri 9 Samarinda

Samarinda - Seperti tahun-tahun sebelumnya di penjuru dunia seluruh umat Islam memperingati peristiwa besar Isra’ Mi’raj dengan berbagai caranya. Seperti halnya di SMP Negeri 9 Samarinda, acara peringatan Isra’ Mi’raj juga diadakan.











Bertempat di Mushola sekolah Jabal Ilmi pada hari Jumat, 31 Januari 2025. Acara peringatan Isra’ mi’raj berlangsung dengan penuh hikmat dan antusiasme para siswa-siswi serta guru dan karyawan sekolah yang hadir. Acara diawali dengan pembacaan sholawat yang dilantunkan oleh Grup Habsi SMP Negeri 9 Samarinda,  dilanjutkan dengan pembacaan kalam Ilahi dan sambutan dari kepala sekolah Ibu Reni Mulyati, S.E., M.Pd. Sedangkan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh  Muhammad Rifa'i siswa dari kelas VIII A, Saritilawah oleh  Aisyah Balqis kelas IX A dan Pembawa Acara Isra Mi'raj kali ini oleh Aya Sofia siswi dari kelas IX A.








Untuk tausiyah sendiri pihak panitia menghadirkan Ustadz Muhammad Hanif Fadillah, S.Sos, M.Pd. Dalam ceramahnya, menceritakan tentang perjalanan malam Rasullallah SAW saat Isra’ Mi’raj. Yang pada intinya kita sebagai umat Islam harus percaya bahwa peristiwa tersebut benar terjadi. Walaupun secara logika sangat sulit diterima. Dan ini menunjukkan bahwa betapa agungnya Sang Maha Pencipta Allah SWT.

Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa besar saat Nabi Muhammad SAW memperoleh berbagai pengalaman dan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi dirinya, umatnya serta alam semesta. Pengertian Isra’ sendiri adalah perjalanan nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Al-Aqso, sedangkan Mi’raj adalah perjalanan nabi Muhammad SAW dari Masjidil Al-Aqso menuju Sidrotul Muntaha (langit ke tujuh).







Ada beberapa hikmah yang bisa kita petik dari peristiwa Isra Mi’raj ini. Pertama, Tingginya derajat kehambaan, Dalam surat Al-Isra’ ayat satu, menceritakan peristiwa Isra Miraj, yang mana kata ‘abdun’ yang artinya hamba digunakan untuk menyebut Muhammad SAW. Hal tersebut menunjukkan bahwa Nabi SAW adalah hamba yang benar-benar bertakwa pada Allah SWT serta memperoleh derajat yang begitu mulia di sisi Allah SWT. Kedua, Pembekalan dakwa yang tangguh, Sebelum terjadinya peristiwa Isra Miraj, orang-orang terdekat Nabi SAW dan selalu mendukung misi dakwahnya silih berganti wafat. Sedangkan di sisi lain, Nabi SAW terus mendapat penindasan dari kaum Quraisy. Ujian yang datang bertubi-tubi ini Allah berikan agar Nabi SAW benar-benar tangguh dalam menyampaikan dakwah. Ketiga, Menyampaikan kebenaran meski pahit, Setelah malam Isra Miraj, Nabi SAW menyampaikan kepada penduduk Mekkah apa yang baru saja dialaminya. Namun banyak yang tak percaya mengenai cerita ‘tak masuk akal’ tersebut. Hal ini menunjukkan, kebenaran tetap harus disampaikan, meski pahit karena banyak mendapat penolakan. Keempat, Syariat Nabi Muhammad SAW,  menghapus syariat Nabi terdahulu, Saat Isra Miraj, Rasulullah SAW jadi imam shalat untuk Nabi-nabi terdahulu. Hal ini jadi bukti mereka patuh dan mengikuti ajaran Nabi SAW sekaligus jadi isyarat bahwa syariatnya tersebut telah menghapus syariat Nabi-nabi terdahulu.















Kemudian sebelum tausyiah berakhir oleh Ustadz Muhammad Hanif Fadillah, beliau memberikan pertanyaan kepada para siswa yang bisa menjawab dan memberikan reward bagi siswa yang berhasil menjawab. 

Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kita petik dari peristiwa Isra Mi’raj ini. Dengan acara peringatan tersebut, di harapkan siswa-siswi SMP Negeri 9 Samarinda menjadi generasi yang unggul dan berakhlak mulia dalam menyebarkan kebaikan. (Lyn-Humas)


https://youtube.com/shorts/QFOXPg4YdqM?si=Dmj8qtLg1BgkVEc5